Chord & Lirik Banyu Langit – Didi Kempot Lengkap + Arti dan Makna Lagu untuk Pemula

Banyu Langit

Sworo angin angin sing ngeridu ati
Ngelingake sliramu sing tak tresnani
Pingin nangis ngetoke eluh neng pipi
Suwe ra weruh senadyan mung ono mimpi

Ngalemo ngalem neng dadaku
Tambanono roso kangen neng atiku
Ngalemo ngalem neng aku
Ben ra adem kesiram udan ing dalu

Banyu langit sing ono dhuwur khayangan
Watu gedhe kalingan mendunge udan
Telesono atine wong seng kasmaran
Setyo janji seprene tansah kelingan

Ademe gunung merapi purbo
Melu krungu swaramu ngomongke opo
Ademe gunung merapi purbo
Sing ning langgran wonosari jogjakarta

Janjine lungane ra nganti suwe-suwe
Pamit esuk lungane ra nganti sore
Janjine lungane ra nganti semene suwene
Nganti kapan tak enteni sak tekane

Banyu langit sing ono dhuwur khayangan
Watu gedhe kalingan mendunge udan
Telesono atine wong seng kasmaran
Setyo janji seprene tansah kelingan

Ademe gunung merapi purbo
Melu krungu swaramu ngomongke opo
Ademe gunung merapi purbo
Sing ning langgran wonosari jogjakarta

Janjine lungane ra nganti suwe-suwe
Pamit esuk lungane ra nganti sore
Janjine lungane ra nganti semene suwene
Nganti kapan tak enteni sak tekane


Lagu terbaru tersedia di sini: Silahkan“ KLIK INI” untuk melihat lirik lagu terbaru tersebut.!


Banyu Langit = C

Intro: C  F  C  G
C  Em  F  G  C

Verse 1

C                     Em
Sworo angin, angin sing ngeridu ati
F                    G           C
Ngelingake sliramu sing tak tresnani
C                     Em
Pingin nangis ngetoke eluh neng pipi
F                    G             C
Suwe ra weruh senadyan mung ono mimpi

Bridge
Em                Am
Ngalemo, ngalem neng dadaku
F                   G             C
Tambanono roso kangen neng atiku
Em                Am
Ngalemo, ngalem neng aku
F                   G             C
Ben ra adem kesiram udan ing dalu

Chorus
C                     Em
Banyu langit sing ono dhuwur khayangan
F                    G           C
Watu gedhe kalingan mendunge udan
C                     Em
Telesono atine wong seng kasmaran
F                    G           C
Setyo janji seprene tansah kelingan

Reff
Am                     Em
Ademe gunung merapi purbo
F                    G           C
Melu krungu swaramu ngomongke opo
Am                     Em
Ademe gunung merapi purbo
F                    G           C
Sing ning langgran wonosari jogjakarta

C                     Em
Janjine lungane ra nganti suwe-suwe
F                    G           C
Pamit esuk lungane ra nganti sore
C                     Em
Janjine lungane ra nganti semene suwene
F                    G           C
Nganti kapan tak enteni sak tekane


Lagu “Banyu Langit” yang dipopulerkan oleh Didi Kempot merupakan salah satu karya monumental dalam musik campursari Jawa yang sarat dengan nuansa emosional dan keindahan lirik. Lagu ini tidak hanya dikenal karena melodinya yang syahdu, tetapi juga karena kekuatan bahasa puitisnya yang mampu menggambarkan kerinduan mendalam. Sebagai sosok yang dijuluki “The Godfather of Broken Heart,” Didi Kempot berhasil menghadirkan lagu yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat, baik penutur bahasa Jawa maupun pendengar umum yang merasakan universalitas emosi di dalamnya.

1. Arti lagu ini
Secara garis besar, lagu “Banyu Langit” mengisahkan tentang seseorang yang merindukan kekasihnya yang telah lama pergi. Judul “Banyu Langit” sendiri dapat dimaknai sebagai “air dari langit” atau hujan, yang menjadi simbol kesedihan dan kerinduan. Tokoh dalam lagu ini merasakan kesepian yang mendalam, di mana setiap hembusan angin mengingatkannya pada sosok yang dicintai. Ia ingin menangis, meluapkan rasa rindu yang terpendam, karena sudah lama tidak bertemu, bahkan hanya dalam mimpi sekalipun. Arti lagu ini menekankan pada perasaan menunggu tanpa kepastian, serta harapan agar kerinduan tersebut dapat terobati.

2. Terjemahan Indonesia
Dalam terjemahan bahasa Indonesia, lirik lagu ini menggambarkan suasana hati yang sendu dan penuh kerinduan. Angin yang berhembus seakan membawa kenangan tentang orang yang dicintai. Tokoh utama ingin menangis karena sudah lama tidak bertemu, bahkan hanya dalam mimpi pun jarang terjadi. Ia berharap dapat dipeluk untuk meredakan rasa rindu di hatinya. Hujan yang turun dari langit diibaratkan sebagai sesuatu yang mampu membasahi hati orang yang sedang jatuh cinta. Selain itu, terdapat gambaran tempat seperti Gunung Merapi Purba di daerah Wonosari, Yogyakarta, yang memberikan nuansa lokal sekaligus memperkuat suasana sejuk dan hening. Janji sang kekasih yang mengatakan akan pergi sebentar ternyata tidak ditepati, sehingga tokoh utama terus menunggu tanpa kepastian waktu.

3. Makna Lagu ini
Makna lagu “Banyu Langit” sangat mendalam karena tidak hanya berbicara tentang kerinduan, tetapi juga tentang kesetiaan dan harapan. Lagu ini menggambarkan bagaimana seseorang tetap setia menunggu meskipun waktu berjalan tanpa kepastian. Hujan menjadi simbol emosi yang jatuh perlahan, menandakan kesedihan yang terus mengalir. Selain itu, lagu ini juga mencerminkan kekuatan kenangan yang tidak mudah hilang, terutama ketika seseorang pernah berjanji untuk kembali. Makna lainnya adalah tentang keteguhan hati dalam mencintai, meskipun harus menghadapi ketidakjelasan. Lagu ini mengajarkan bahwa cinta sejati sering kali diuji oleh jarak dan waktu.

4. Latar belakang lagu ini
Latar belakang lagu ini tidak terlepas dari gaya khas Didi Kempot yang sering mengangkat tema patah hati, kerinduan, dan kesetiaan. Lagu “Banyu Langit” menjadi bagian dari fenomena musik campursari yang menggabungkan unsur tradisional Jawa dengan sentuhan modern. Inspirasi lagu ini kemungkinan berasal dari kisah-kisah nyata yang dialami masyarakat, terutama mereka yang menjalani hubungan jarak jauh atau ditinggalkan oleh orang yang dicintai. Selain itu, penggunaan latar tempat seperti kawasan Gunung Merapi Purba menambah kedalaman emosional sekaligus memperkuat identitas budaya dalam lagu ini. Popularitasnya semakin meningkat karena sering dinyanyikan dalam konser dan menjadi lagu wajib bagi para penggemar musik Jawa.

5. Fakta menarik atau keunikan lagu ini
Keunikan utama lagu “Banyu Langit” terletak pada perpaduan antara lirik puitis dan melodi yang sederhana namun menyentuh. Lagu ini menggunakan metafora alam seperti angin, hujan, dan gunung untuk menggambarkan perasaan manusia, yang menjadikannya kaya akan imaji. Selain itu, lagu ini juga memiliki daya tarik lintas generasi, karena dapat dinikmati oleh berbagai kalangan usia. Fakta menarik lainnya adalah bagaimana lagu ini sering dinyanyikan ulang oleh banyak penyanyi dan menjadi viral di berbagai platform digital. Penggunaan bahasa Jawa yang halus namun emosional menjadi ciri khas yang membuat lagu ini tetap relevan. Tidak hanya itu, suasana yang diciptakan dalam lagu ini mampu membawa pendengar seolah-olah berada dalam kondisi yang sama, yaitu menunggu seseorang yang tak kunjung kembali.

Kesimpulan
Secara keseluruhan, lagu “Banyu Langit” merupakan karya yang menggambarkan kerinduan dan kesetiaan dengan sangat indah. Melalui lirik yang puitis dan aransemen musik yang sederhana, Didi Kempot berhasil menyampaikan emosi yang universal dan mudah dipahami. Lagu ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana refleksi bagi pendengar tentang arti cinta, penantian, dan kesetiaan. Dengan kekuatan narasi dan nuansa budaya yang kental, “Banyu Langit” tetap menjadi salah satu lagu legendaris dalam musik Indonesia yang akan terus dikenang sepanjang masa.


#lagujawa #musikjawa #dangdutjawa #campursari #ambyar #laguambyar #koplo #dangdutkoplo

Eman Hlw Berusaha memberikan layanan yang terbaik dan bertanggung jawab untuk membantu teman-teman semua dalam berbagai hal, seperti lirik lagu, informasi seputar pekerjaan, serta kebutuhan informasi lainnya.

0 Response to "Chord & Lirik Banyu Langit – Didi Kempot Lengkap + Arti dan Makna Lagu untuk Pemula"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel