Lirik lagu Barayo di Kampung - Ayu Atari + Chord Gitar & Keyboard Lengkap, Arti dan Makna

Barayo di Kampung

Allahuakbar, Allahuakbar,Allahuakbar…
Lailahahaillahu Allahu Akbar, Allahuakbar Wallilahilhamd.

Syukur kami di hari nan fitri
manjapuik Rahmat Tuhan Illahi Rabbi…
Basaba denai yo mananti
Lantunan saluang manari-nari

Ranah Minang maimbau pulang
Rumah gadang nan mambayangi

Gema nyo takbir di hari rayo
Denai takana jo ayah bundo
Taragak kampuang nan jo halaman…
Ranah minang manunggu kito

Oooh.. Tuhan nan maha kuaso
Kabulkan lah pinta jo pinto
Sacakak sagamang, sahayun salangkah
Di hari suci nan fitri ko…

Oooh…Tuhan nan maha kuaso
Haroknyo kami di parantauan
Pulang ka kampuang basamo-samo
Salamaiklah sampai tujuan…


Lagu terbaru tersedia di sini: Silahkan“ KLIK INI” untuk melihat lirik lagu terbaru tersebut.!


Barayo di Kampung = G

Intro
Em  D  C  B
Em  D  C  B

Takbiran

Em           D
Allahuakbar, Allahuakbar, Allahuakbar…
C                     B
Lailahahaillahu Allahu Akbar
Em           D        C       B
Allahuakbar Wallilahilhamd.

Verse 1
Em               D
Syukur kami di hari nan fitri
C                  B
Manjapuik Rahmat Tuhan Illahi Rabbi…
Em               D
Basaba denai yo mananti
C                   B
Lantunan saluang manari-nari

Pre-Chorus
Am              Em
Ranah Minang maimbau pulang
C               B
Rumah gadang nan mambayangi

Chorus
Em                  D
Gema nyo takbir di hari rayo
C                   Em
Denai takana jo ayah bundo
Em                  D
Taragak kampuang nan jo halaman…
C                   Em
Ranah minang manunggu kito

Bridge
D
Oooh.. Tuhan nan maha kuaso
G
Kabulkan lah pinta jo pinto
Am                  Em
Sacakak sagamang, sahayun salangkah
C                   B
Di hari suci nan fitri ko…

D
Oooh…Tuhan nan maha kuaso
G
Haroknyo kami di parantauan
Am                  Em
Pulang ka kampuang basamo-samo
C         B          Em
Salamaiklah sampai tujuan…

Outro
Em  D  C  B  Em


Lagu Barayo di Kampung merupakan salah satu karya musik bernuansa religi dan budaya Minangkabau yang sarat dengan nilai emosional, spiritual, dan kearifan lokal. Lagu ini biasanya diputar atau dinyanyikan saat perayaan Hari Raya Idul Fitri, khususnya oleh masyarakat Minang, baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan. Dengan lirik yang sederhana namun penuh makna, lagu ini mampu membangkitkan rasa rindu terhadap keluarga, kampung halaman, serta suasana kebersamaan yang hangat di hari kemenangan.

1. Arti lagu ini
Secara umum, arti lagu ini menggambarkan rasa syukur umat Muslim yang telah menyelesaikan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan. Lirik awal yang berisi takbir menandakan keagungan Tuhan dan suasana sakral hari raya. Selanjutnya, lagu ini menceritakan kerinduan seseorang yang berada di perantauan terhadap kampung halamannya di Ranah Minang. Ada nuansa harapan, doa, dan kerinduan yang mendalam untuk kembali berkumpul bersama keluarga, terutama ayah dan ibu. Lagu ini juga mencerminkan tradisi “pulang basamo” yang menjadi bagian penting dalam budaya Minangkabau saat Lebaran.

2. Terjemahan Indonesia
Lirik dalam bahasa Minangkabau pada lagu ini dapat dipahami dalam bahasa Indonesia sebagai ungkapan syukur di hari yang suci, serta kerinduan terhadap kampung halaman. Misalnya, “Ranah Minang maimbau pulang” berarti “Tanah Minang memanggil untuk pulang.” Kemudian, “Denai takana jo ayah bundo” berarti “Aku teringat pada ayah dan ibu.” Bagian lain seperti “Pulang ka kampuang basamo-samo” mengandung arti “Pulang ke kampung bersama-sama.” Terjemahan ini menunjukkan bahwa keseluruhan lagu berbicara tentang perjalanan emosional seorang perantau yang ingin kembali ke akar budayanya, terutama dalam momen yang penuh makna seperti Idul Fitri.

3. Makna Lagu ini
Makna lagu ini sangat dalam karena tidak hanya berbicara tentang perayaan hari raya, tetapi juga tentang nilai kekeluargaan, identitas budaya, dan spiritualitas. Lagu ini mengajarkan pentingnya bersyukur kepada Tuhan atas segala nikmat yang diberikan, sekaligus mengingatkan manusia akan asal-usulnya. Kerinduan terhadap kampung halaman mencerminkan keterikatan emosional yang kuat terhadap keluarga dan tradisi. Selain itu, lagu ini juga menggambarkan perjuangan para perantau yang harus menahan rindu, namun tetap berharap dapat kembali suatu saat. Nilai religius juga sangat kental, terlihat dari doa dan harapan yang dipanjatkan kepada Tuhan agar diberikan keselamatan dalam perjalanan.

4. Latar belakang lagu ini
Latar belakang lagu ini tidak lepas dari budaya merantau yang sangat melekat pada masyarakat Minangkabau. Banyak orang Minang yang meninggalkan kampung halaman untuk mencari penghidupan di daerah lain, bahkan hingga luar negeri. Tradisi ini menjadikan momen Idul Fitri sebagai waktu yang sangat dinantikan untuk kembali berkumpul dengan keluarga. Lagu ini lahir sebagai representasi dari perasaan tersebut—perpaduan antara rindu, harapan, dan kebahagiaan. Selain itu, penggunaan alat musik tradisional seperti saluang yang disebut dalam lirik menambah kekayaan budaya yang diangkat dalam lagu ini. Lagu ini juga sering diputar dalam suasana Lebaran, sehingga semakin menguatkan identitasnya sebagai lagu khas hari raya di kalangan masyarakat Minang.

5. Fakta menarik atau keunikan lagu ini
Salah satu keunikan lagu ini adalah penggunaan bahasa Minangkabau yang autentik, sehingga memberikan nuansa lokal yang kuat. Selain itu, liriknya yang sederhana namun puitis membuat lagu ini mudah diingat dan dinyanyikan oleh berbagai kalangan. Lagu ini juga memiliki daya tarik emosional yang tinggi, terutama bagi para perantau yang jauh dari keluarga. Keunikan lainnya adalah perpaduan antara unsur religi dan budaya, yang jarang ditemukan dalam satu karya secara seimbang. Lagu ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana refleksi diri dan pengingat akan pentingnya hubungan keluarga. Bahkan, bagi sebagian orang, lagu ini dapat membangkitkan nostalgia yang mendalam terhadap masa kecil dan tradisi Lebaran di kampung.

Kesimpulan
Secara keseluruhan, lagu Barayo di Kampung merupakan karya yang memiliki nilai artistik, budaya, dan spiritual yang tinggi. Lagu ini tidak hanya menggambarkan suasana Idul Fitri, tetapi juga menyampaikan pesan universal tentang kerinduan, kebersamaan, dan rasa syukur. Dengan kekuatan lirik dan nuansa musiknya, lagu ini mampu menyentuh hati pendengarnya, terutama mereka yang merasakan kehidupan di perantauan. Oleh karena itu, lagu ini tetap relevan dan terus dinikmati dari generasi ke generasi sebagai bagian dari warisan budaya Minangkabau yang berharga.


#LaguMinang #MusikMinang #MinangSong #LaguPopulerMinang #CoverLaguMinang #LaguViralMinang #MusikTradisionalMinang


Eman Hlw Berusaha memberikan layanan yang terbaik dan bertanggung jawab untuk membantu teman-teman semua dalam berbagai hal, seperti lirik lagu, informasi seputar pekerjaan, serta kebutuhan informasi lainnya.

0 Response to "Lirik lagu Barayo di Kampung - Ayu Atari + Chord Gitar & Keyboard Lengkap, Arti dan Makna"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel